Welcome to PSAA Alyatama Jambi!

     Profil
· Profil
· Visi dan Misi
· Struktur Organisasi

     Menu Utama
· Depan
· Akun Anda
· Arsip Berita
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak
· Search
· Top 10
· Web Links

     Pencarian



     Login
Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

 Artikel: Mari Bersama Mencegah Kekerasan Seksual Terhadap Anak

BeritaAdmin menulis "

Anak merupakan anugerah dan titipan sangat berharga yang Tuhan berikan kepada orang tua untuk dilindungi, disayangi dan mendapatkan kehidupan yang layak diusianya. Namun, saat ini sudah banyak bermunculan kasus-kasus yang merenggut kebahagiaan anak terutama kasus pelecehan seksual terhadap anak. Diusianya yang belum matang secara fisik dan psikologis anak dipaksa untuk memenuhi nafsu dari orang dewasa yang tidak bertanggung jawab. Pelecehan seksual terhadap anak adalah bentuk penyiksaan yang termasuk didalamnya yaitu meminta atau menekan seorang anak untuk melakukan aktifitas seksual, memberikan paparan tidak senonoh dari alat kelamin untuk anak, menampilkan pornografi untuk anak, melakukan hubungan seksual terhadap anak, kontak fisik dengan alat kelamin anak (kecuali untuk urusan medis),  melihat alat kelamin anak (kecuali untuk urusan medis), dan menggunakan anak untuk memproduksi pornografi anak. 

Penelitian yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI di 5 Kota Besar menunjukkan beberapa faktor penyebab kekerasan seksual terhadap anak dimana penyebab utamanya adalah pornografi, pelaku melakukan kekerasan seksual diakibatkan pengaruh dari pornografi. Selain itu disebabkan oleh pengaruh teman, keluarga, dan narkoba serta pengaruh historis penah menjadi korban. Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyebutkan bahwa telah terjadi 116 kasus kekerasan seksual terhadap anak pada tahun 2017 dan diawal tahun 2018 sebanyak 223 kasus, dan terbesar adalah Jambi yaitu sebanyak 80 kasus [1].  Korban saat ini didominasi oleh laki-laki. Oleh karenanya anak laki-laki dan anak perempuan sama-sama rentan dan wajib mendapatkan perlindungan. 
"


Catatan:

Penulis : Ratu Nurdianti (Penyuluh Sosial)

[1] https://kriminologi.id/renata/anak/riset-pornografi-penyebab-terbesar-kekerasan-seksual-terhadap-anak

Dikirim oleh vitri pada Sabtu, 07 Juli 2018 (52 kali dibaca)
(selengkapnya... | 3830 byte lagi | komentar? | Artikel | Nilai: 0)

 Widyawisata dan Terminasi Penerima Manfaat PSAA Alyatama Jambi Tahun 2018

BeritaAdmin menulis "

Jambi, 13 Mei 2018 – PSAA Alyatama Jambi melaksanakan widyawisata sekaligus terminasi Penerima Manfaat (PM) tahun 2018 di Jambi Paradise

Kegiatan terminasi Penerima Manfaat PSAA Alyatama Jambi biasanya dilaksanakan di dalam lingkungan PSAA Alyatama Jambi. Namun pada tahun 2018, kegiatan terminasi dilaksanakan berbarengan dengan widyawisata Penerima Manfaat PSAA Alyatama Jambi di Jambi Paradise. Hal ini diselenggarakan untuk menciptakan suasana yang berbeda.
Kegiatan terminasi dihadiri oleh para pegawai dan seluruh penerima manfaat PSAA Alyatama Jambi. Pembukaan kegiatan dimulai dengan persembahan tarian melayu japin manggis. Kemudian pembacaan Ummul Qur’an agar acara berjalan lancar. 
Pertama-tama acara dimulai dengan laporan kepala seksi Program dan Advokasi Sosial Lifyarman selaku ketua panitia kegiatan terminasi. Lifyarman melaporkan bahwa pada tahun 2018, ada 14 orang penerima manfaat yang telah menyelesaikan pendidikan SMA sederajat diterminasi. Mereka merupakan angkatan ke 29, penerima manfaat yang telah diterminasi sejak tahun 1990.
Dalam sebuah kegiatan terminasi tentunya ada ungkapan perpisahaan baik yang diberikan oleh yang pergi maupun yang ditinggalkan. Lidia dan Adzan sebagai perwakilan dari PM yang diterminasi berpesan kepada adik-adik PM yang ditinggalkan agar rajin sekolah dan semangat mengikuti proses pelayanan di PSAA Alayatama Jambi. Rendy selaku ketua IPPA PSAA Alyatama Jambi periode 2018 mewakili PM yang ditinggalkan memberikan ungkapan perpisahaan.
Pada kesempatan ini, Kepala PSAA Alyatama Jambi Ardi Irianto juga memberikan sambutannya. Kepala PSAA Alyatama Jambi berpesan kepada PM yang diterminasi agar dimanapun berada dapat memberikan manfaat. Selain itu, Ardi Irianto berharap agar PM tetap menjalin silaturahmi kepada PSAA Alyatama Jambi dan jangan lupa  menginformasikan perkembangan mereka apakah melanjutkan studi ataupun jika telah mendapatkan pekerjaan kepada PSAA Alyatama Jambi.
 
"

Dikirim oleh vitri pada Senin, 14 Mei 2018 (54 kali dibaca)
(selengkapnya... | 3234 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

 Bimbingan hidup bermasyarakat bekal Penerima Manfaat kembali ke keluarga

BeritaAdmin menulis "

Jambi, 11 Mei 2018 – PSAA Alyatama Jambi menyelenggarakan kegiatan bimbingan hidup bermasyarakat dan integrasi bagi 14 orang Penerima Manfaat yang akan diterminasi. 

Kegiatan bimbingan hidup bermasyarakat dan integrasi dibuka oleh kepala seksi rehabilitasi sosial Nurhasanah Seprianita. Dalam sambutannya, dia mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menyiapkan penerima manfaat sebelum kembali ke masyarakat.
Ratu Nurdianti, penyuluh sosial PSAA Alyatama Jambi memberikan penyuluhan mengenai apa saja yang harus dimiliki oleh diri selepas dari panti. Ratu menjelaskan bahwa setiap anggota tubuh memiliki kemampuan luar biasa sehingga harus digunakan dengan bijak dan maksimal. “setiap anggota tubuh bersinergi dengan otak. Jadi kondisikan otak pada kondisi yang memungkinkan kita untuk berfikir jernih, logis untuk menentukan arah dan tujuan. Namun, tetap menggunakan hati untuk menyeimbangkanya”, imbuhnya saat memberikan penyuluhan.
Selain materi yang diberikan oleh penyuluh sosial. Pekerja sosial juga ikut andil menyampaikan materi kepada penerima manfaat . Alita milasari menyampaikan topik “Siapa saya? kelemahan dan kelebihan diri”. Jerikson Saragih menyampaikan materi bagaimana menggali potensi diri. Life skill dan peluang kerja disampaikan oleh Aulia Mirza, sedangkan Elyadi memberikan motivasi untuk berprestasi.
 
 
 
 
"

Dikirim oleh vitri pada Jumat, 18 Mei 2018 (56 kali dibaca)
(selengkapnya... | 2041 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

 Berita: Alyatama Jalin Kerja Sama dengan LPKA Muara Bulian untuk Program PKS-ABH

BeritaAdmin menulis "

Jambi, 14 Desember 2017 - Sebagai wujud dalam pelaksanaan Program Pelayanan dan Perlindungan Kesejahteraan Sosial Anak berhadapan dengan Hukum (PKS-ABH), PSAA Alyatama Jambi kembali mengunjungi LPKA Muara Bulian untuk melaksanakan therapy psikososial Andikpas dalam bentuk outbound training.

Kegiatan dibuka oleh kepala Seksi Program Advokasi Sosial, Lifyarman yang mewakili kepala PSAA Alyatama Jambi di ruang belajar LPKA Muara Bulian. Dalam sambutannya, Lifyarman mengatakan jika kita perlu menyadari bahwa kondisi anak-anak saat ini sangat dipengaruhi oleh lingkungannya. Mereka juga adalah korban, korban dari lingkungan, pergaulan, juga pengasuhan orang tua. Bahwa tindakan yang dilakukan oleh anak-anak tidak boleh dipandang hanya dari perspektif hukum saja. Seperti yang disebutkan dalam Teori Kontrol Sosial yang memiliki asumsi dasar bahwa individu dalam masyarakat cenderung sama dengan masyarakat di sekitarnya. Baik atau buruknyanya seorang anak tergantung suasana dan stimulus lingkungannya. 
 
 
Lifyarman mengutarakan jika seluruh proses yang telah dilalui oleh anak-anak akan membawa dampak yang sangat berpengaruh pada tahapan perkembangan mereka. Dampak-dampak ini harus bisa diantisipasi atau bahkan dicegah agar anak tidak merasa tertekan dan menimbulkan dampak psikologis yang lebih besar lagi. Salah satu gejala psikologis yang sangat mungkin muncul diantaranya adalah perasaan cemas. Ketika seseorang merasa tidak nyaman, maka akan berdampak pula pada kondisi fisik, emosional, mental, dan spiritualnya. Dalam hal ini, dukungan dari seluruh pihak baik pemerintah, masyarakat dan keluarga pada khususnya sangat diperlukan oleh anak selama anak berkonflik dengan hukum hingga selesai masa hukuman.
 
PSAA Alyatama Jambi sebagai perpanjangan tangan pemerintah khususnya Kementerian Sosial berkewajiban untuk berperan dalam mengembalikan keberfungsian psikososial anak-anak yang berhadapan dengan hukum melalui Program Pelayanan dan Perlindungan Kesejahteraan Sosial Anak yang Berhadapan dengan Hukum (PKS – ABH). Lifyarman berharap dengan Program PKS-ABH yang salah satu tahapannya adalah pendampingan psikososial melalui kegiatan therapi psikososial melalui outbound training dapat mengembangkan keberfungsian psikososial, potensi dan kapasitas anak untuk mencapai prestasi dan penyembuhan / kuratif bagi anak dari permasalahan yang dihadapinya sehingga tercapai perkembangan anak yang optimal sesuai dengan potensinya. 
"

Dikirim oleh vitri pada Kamis, 14 Desember 2017 (81 kali dibaca)
(selengkapnya... | 6530 byte lagi | komentar? | Berita | Nilai: 0)

 Peningkatan Keberfungsian Keluarga melalui TEPAK PKS-Antar

BeritaAdmin menulis "

Minggu, 26 November 2017 -  PSAA Alyatama Jambi melaksanakan kegiatan Temu Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK) Penerima Manfaat Program Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Terlantar (PKS-Antar) Berbasis Keluarga yang ada di kota Jambi.

Pelaksanaan kegiatan TEPAK PKS-Antar Berbasis Keluarga dihadiri oleh 50 Orang Penerima Manfaat beserta orang tua. Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Program dan Advokasi Sosial Lifyarman sebagai penanggung jawab kegiatan yang bertempat di aula PSAA Alyatama Jambi. Dalam sambutannya, lifyarman berharap kegiatan ini dapat terjalin fungsi pengasuhan yang lebih baik sehingga meningkatkan keberfungsian keluarga karena pengasuhan terbaik adalah berada dalam keluarga. 
 
 
Pada kegiatan ini, peserta diberikan materi mengenai pengasuhan. Penyampaian materi disampikan oleh koordinator pekerja sosial PSAA Alyatama Jambi, Sarah Kurniati Rahayu. Dalam ceramahnya, Sarah menekankan pentingnya kelekatan dan kedekatan antara anak dan orang tua. Sarah menambahkan bahwa kasih sayang, perhatian dan pengawasan dari orang tua sangat penting dalam mewujudkann pengasuhan yang baik.
 
 
Sarah mengibaratkan anak sebagai bola yang kempes/kurang angin dan sebagai bola yang utuh yang dilemparkan ke lantai. Ibarat Bola yang kempes/kurang angin tidak akan memantul, maka anak yang kurang kasih sayang dan kedekatan dengan orang tua akan sulit untuk bangkit ketika terjatuh atau menghadapi masalah. Sedangkan Bola yang utuh diibaratkan dengan anak yang mendapatkan kasih sayang dan memiliki kedekatan dengan orang tuanya. mereka akan mudah bangkit dari masalah, memiliki kemandirian, mampu beradaptasi dan cenderung berfikir sebelum bertindak.
 
 
"

Dikirim oleh vitri pada Senin, 27 November 2017 (104 kali dibaca)
(selengkapnya... | 3193 byte lagi | komentar? | Nilai: 0)

Hit

Kami sudah menampilkan
622441
halaman sejak October 2009


     Survey
Dari manakah anda memperoleh informasi mengenai alamat website PSAA Alyatama Jambi ?

Portal depsos.go.id
Portal yanrehsos.depsos.go.id
Portal UPT DITJEN YANREHSOS
Search Engine (google,bing,yahoo,dll)
Leaflet
Lainnya



Hasil
Polling

Pemilih 0

     RSS Feed



·404 - Not Found



·404 - Not Found

View All Feeds


     Sedang Online
Saat ini ada, 3 tamu 0 member yang sedang online.

Anda bukan member. Silakan daftar di sini, gratis!

     Webmail
Webmail Login

     Intranet Dashboard
Intranet Dashboard






Generasi halaman: 0.18 detik